oo.. Palestina!!!!

on Rabu, 2009 Januari 28

Dunia tak lagi bersahabat, gumamku
Dikala anak-anak bermain dengan teman sebayanya,
anak-anak di jalur Gaza bersiap menghadapi maut
Dikala remaja-remaja lain asyik mengecap indahnya pendidikan,
remaja-remaja di jalur Gaza malah berjuang demi hak mereka
Dikala ibu-ibu lain asyik berdandan,
ibu-ibu di jalur Gaza bersiap menemani suami mereka tuk bertahan
Dikala orang-orang sedang asyik beribadah,
Saudara-saudara di jalur Gaza malah diboikot tuk beribadah.....

Tuhan....
Itulah derita yang dialami oleh saudara-saudara kami di jalur Gaza...
dan kami yakin bahwa engkau pun tahu dengan semua derita itu...

Demi Engkau....
Mohon berikan mereka kekuatan untuk menghadapinya...
keyakinan kami adalah bahwa engkau tak akan menguji hambaMu dgn ujian yang teramat berat, yang hambaMu sendiri tak bisa menyelesaikannya....

Demi Engkau....
karuniakanlah mereka...
limpahkan mereka dengan segala keberkahanMu...

Demi Engkau....
tempatkanlah mereka di sisiMu...
tempatkan mereka ditempat yang paling mulia...

dan Demi Engkau...
Laknatlah mereka yang telah mengusik kehidupan saudara kami...
berilah mereka Azhab yang pedih...
jangan Engkau beri mereka ketenangan, dunia dan akhirat....

Waktu

on Rabu, 2008 Desember 31

tak pernah henti engkau berjalan
tak kenal lelah engkau berganti
tak sedikitpun engkau berhenti
tak terbersit engkau mengeluh

angkuh, sombong itulah dirimu
dengan keangkuhanmu engkau berlenggok
menari nari dititik pusaran
menapaki siklus yang tlah tentu

kala engkau bergerak maju
tak sesaat pun engkau kembali
tak terlintas kau akan berpaling
karena engkau pun takut terhenti

semua makhluk takut padamu
takut akan sikap kerasmu
takut tergilas oleh keangkuhanmu
yang tak pernah mau memahami

Alam

on Senin, 2008 Desember 29

Kala alam mulai menjerit
meronta ronta dalam ketidakberdayaan
menangisi hari yang kian kelam
tenggelam oleh sentuhan malam

Kala alam merenungi kesedihannya
berurai air matalah ia
menangisi wajahnya yang kian rapuh
tergerus oleh kejahilan umat

Kala alam mengadu ke sang penguasa
merintih perih ia dalam genggamanNya
tercenganglah seluruh isinya
terhempas bagai pasir tertiup angin

Alam.....
selama bumi masih kan terus berputar
selama itu pula kau akan digerayangi
digerayangi oleh tangan hina manusia

Alam....
janganlah engkau tunjukkan keperkasaanmu
karena sesungguhnya kami takut akan itu
hanya itu yang dapat kami lakukan...
ketakutan......

Aku Padamu....

Tlah kucoba meraih hatimu
Segenap hati & jiwa kuberikan padamu
Seutuhnya cinta ini hanya untukmu
Walaupun tak sesempurna yang kau inginkan

Aku tak pernah berharap rasa ini ada padaku
Tak sekalipun ku mengundangnya datang menyesakkan dadaku
Pesonamulah yang menjadi magnet hatiiku
Tuk memberikan perhatian lebih padamu

Kini kau tlah jauh disana
Jauh untuk mengejar semua mimpi-mimpimu
Terlambat sudah bagiku untuk mempertanyakan
Tentang hatimu....

Tak akan ada lagi cerita darimu
Tak akan ada lagi keluh kesahmu
Tak akan ada lagi keceriaan dan semangatmu
Karena bayangmu pun tak bersisa disini...

Keutuhan cinta itu kini tlah memudar
Tinggallah kepingan-kepingan hati yang berserakan
Beterbangan mencari tempat persinggahan
Bak kumbang yang merindukan kembang mawar terindah...

I still.....

on Minggu, 2008 Desember 14

Kadang ku coba mendaki tebing yang terjal..
hanya untuk melihat keindahan mentari..
namun ternyata indahnya tak bisa menggantikan
senyumanmu yang dulu memesona hatiku...

setiap ku rebahkan tubuhku..
ku pandangi indahnya langit beserta bintang..
namun ternyata pesonanya tak bisa menenangkanku
dari kerapuhan karena kehilanganmu...

kucoba berpaling dari pesonamu...
ku jauhkan cahayamu dari pandanganku..
namun kekuatanku tak mampu membendung
pijarmu yang telah menyinari hatiku...

walaupun kini bibir tak mampu lagi berucap...
mata tak sanggup lagi memandang..
telinga tak kuasa lagi mendengar kata-kata..
namun rasa itu tak pernah bohong..