Assalamu'alaikum. Selamat Datang di blog saya yang berjudul Peace, Love and Believe ini. Semoga kita bisa berbagi tentang apa saja.

Minggu, 05 Mei 2013

Frame Relay

Beberapa hal yang perlu diketahui dalam mempelajari Frame Relay (FR) adalah : VC, DLCI, Mapping FR, Inverse ARP, split horizon, NBMA, LMI type, dll. Untuk itu, sebelum saya melanjutkan tulisan ke materi lab FR, saya akan sedikit memberi penjelasan tentang point-point tersebut.
  • VC (Virtual Circuit).Dalam FR, terdapat perbedaan antara Physical dan Logical connections. Physical connection adalah sebuah link yang hanya terhubung melalui kabel serial. Sedangkan logical connection (atau sering disebut VC, seperti gambar dibawah) dapat langsung terhubung dari router customer di lokasi A ke lokasi B.
    Pada gambar di atas, terdapat 2 buah VC yang menghubungkan HQ router dengan router yang ada di Branch office. Antar sesama router branch office dapat saling berkomunikasi melalui HQ router.
  • DLCI (Data Link Connection Identifier). DLCI ini sama halnya seperti IP Address pada layer 3. DLCI digunakan untuk pengalamatan routing pada FR. FR tidak menggunakan MAC Address pada layer Data link karena pada FR menggunakan interface serial. Sebagai pengganti MAC address tersebut, FR menggunakan DLCI.
  • Mapping FR. Dalam FR, untuk meroutingkan router-router yang terhubung dengan jaringan FR digunakan cara mapping. Mapping dalam FR dapat dilakukan dengan cara Dynamic maupun Static. Saat melakukan verifikasi mapping (show frame relay map), terdapat 3 status mapping yaitu Active (mappingnya telah berjalan baik), inactive (terdapat problem antara router kita dengan router lainnya), serta deleted (terdapat problem pada router kita). Pada sub interface point to point, mapping yang bisa digunakan hanya dynamic mapping (frame-relay interface-dlci dlcinumber). Sedangkan pada main interface dan sub interface multipoint, mapping bisa menggunakan dynamic dan static.
  • Inverse ARP. Sebagaimana yang telah disebutkan, bahwa Mapping dalam FR dapat dilakukan secara dynamic maupun static. Secara default, status mapping pada FR adalah dynamic (inverse ARP). Jadi tanpa melakukan konfigurasi mapping pada interface FRnya, router akan meng-create mapping secara auto (fungsi inverse ARP).
  • Split horizon. Issue split horizon adalah issue yang sering terjadi pada FR. Split horizon tidak akan men-forward keluar paket yang masuk melalui satu interface yang sama. Misalkan paket masuk melalui interface x, maka paket tersebut tidak akan bisa dikirim lagi melalui interface x. Untuk mencegah terjadinya split horizon, maka disable split horizon under interface, atau juga menggunakan sub interface point to point.
  • NBMA (Non Broadcast Multi Access). Secara default, Frame relay mengenal jaringan NBMA. Sehingga untuk menggunakan routing protocol OSPF, RIP atau EIGRP over frame relay, harus di konfigurasikan broadcast, karena secara default, routing2 tersebut melakukan update dengan multicast.
  • LMI (Local Management Interface). Fungsi LMI pada frame relay adalah sebagai mekanisme keepalive, memberi informasi apakah PVC kondisi active atau inactive. Pada router cisco, type LMI default adalah cisco. Namun sebenarnya terdapat 3 type LMI yang dikenal yaitu, Cisco, Ansi dan Q 933 A. LMI tipe ini harus sama antar semua router FR.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar