Assalamu'alaikum. Selamat Datang di blog saya yang berjudul Peace, Love and Believe ini. Semoga kita bisa berbagi tentang apa saja.

Rabu, 03 Februari 2010

Ethernet pada Physical Layer

Ethernet pertama kali diimplementasikan oleh sebuah grup bernama (Digital, Intel, dan Xerox). Mereka menciptakan dan mengimplementasikan spesifikasi Ethernet LAN yang pertama, yang digunakan oleh IEEE untuk membentuk komite IEEE 802.3. Komite ini merumuskan network 10 Mbps yang bekerja di kabel koaksial, dan kemudian akhirnya di kabel UTP dan serat optik.

IEEE memperpanjang komite 802.3 menjadi 2 komite baru yaitu 802.3u (Fast Ethernet) dan 802.3ab (Gigabit Ethernet dengan kabel kategori 5) dan akhirnya 802.3ae (10Gbps dengan kabel serat optik dan koaksial).

Pada saat merancang LAN Anda, penting untuk memahami jenis-jenis media Ethernet yang tersedia. Tentu akan sempurna untuk menjalankan Gigabit Ethernet ke setiap desktop dan menjalankan 10 Gbps diantara switch, dan meskipun ini dapat terjadi suatu hari nanti, dengan mempertimbangkan biaya network seperti itu saat ini, menjadikannya sulit terlaksana. Tetapi jika anda bisa memadukan jenis-jenis media Ethernet yang tersedia saat ini, Anda akan mendapatkan solusi network yang hemat biaya dan bekerja dengan baik.

EIA/TIA (Electronic Industries Association dan Telecommunication Industry Alliance) adalah badan yang menciptakan spesifikasi layer physical untuk Ehternet. EIA/TIA menspesifikasikan bahwa Ethernet menggunakan sebuah konektor Registered Jack (RJ) dengan urutan pengkabelan 4 5 pada kabel UTP (RJ-45). Akan tetapi, sebutan yang populer untuk konektor ini saat ini adalah hanya konektor modular 8-pin.

Setiap jenis kabel ethernet yang dispesifikasikan oleh EIA/TIA mempunyai attenuasi atau redaman yang tidak bisa dihindarkan. Attenuasi adalah hilangnya kekuatan sinya pada saat sinyal berjalan melewati kabel, yang di ukur dalam satuan decibel (dB). Pengkabelan yang dipakai di perusahaan dan rumah tangga diukur dalam kategori yang lebih tinggi dan attenuasi yang lebih rendah. Sebagai contoh kategori 5 lebih baik dari kategori 3 karena kategori 5 mempunyai lebih banyak puntiran (twist) persatuan kaki dan karena itu lebih sedikit crosstalk. Crosstalk adalah interferensi sinyal yang terjadi pada pasangan kawat yang berdekatan di dalam kabel.

Oia, sebelum lupa, saya ingin berbagi tentang standar 802.3 yang asli, dan yang telah diperluas bisa disimak uraian berikut :
  • 10Base2, kecepatan 10 Mbps, teknologi baseband, panjang jaringan bisa mencapai 185 meter. Dikenal sebagai thinnet dan dapat mendukung sampai tiga buah host dalam satu buah segmen. Menggunakan topologi bus baik secara fisik maupun logik dengan konektor AUI. Angka 10 berarti 10 Mbps, base berarti teknologi baseband dan angka 2 berarti hampir 200 meter. Kartu Ethernet 10Base2 menggunakan konektor BNC (British Naval Connector, Bayonnet Neill Concelman, atau Bayonet Nut Connector) dan konektor-T untuk koneksi ke jaringan.
  • 10Base5, kecepatan 10 Mbps, teknologi baseband, panjang mncapai 300 meter. Dikenal dengan thicknet. Menggunakan topologi bus secara fisikal dan logikal dengan konektor-konektor AUI. Dapat mencapai 2500 meter dengan beberapa repeater dan bisa untuk 1024 pengguna untuk semua segmen.
  • 10BaseT, kecepatan 10 Mbps, menggunakan UTP kategori 3. Tidak seperti jaringan 10ase2 dan 10Base5, setiap alat harus terkoneksi ke hub atau switch, dan anda hanya bisa memiliki 1 hub pada setiap segmen atau kabel. Menggunakan kontor RJ-45 dengan topologi bintang secara fisik dan topologi bus secara logik.
  • 100BaseTx, menggunakan pengkabelan EIA/TIA kategori 5, 6 atau 7, kabel UTP dua pasang. Satu pengguna per segmen, mencapai panjang sekitar 100 meter, menggunakan sebuah konektor RJ-45 dengan topologi bintang secara fisik dan topologi bus secara logik.
  • 100BaseFx, menggunakan pengkabelan serat optik, kabel 62.5/125-micron multimode fiber. Topologinya point to point, mencapai panjang 412 meter, menggunakan konktor ST atau SC, yang merupakan konektor-konektor interface media.
  • 1000BaseCx, menggunakan kabel tembaga twisted-pair yang disebut twinax (pasangan kabel koaksial) yang hanya bisa bekerja sampai 25 meter.
  • 1000BaseT, menggunakan kabel kategori 5, dan kabel UTP 4 pasang, mencapai panjang 500 meter.
  • 1000BaseSx, Multimode Fiber menggunakan inti 6.25 dan 50-mikron, menggunakan laser 850 nanometer, dan dapat mencapai lebih dari 220 meter dengan 67.5 mikron, atau 550 meter dengan mikron.
  • 1000BaseLx, merupakan serat optik mode tunggal (single mode) yang menggunakan inti 9 mikron dan laser 1300 nanometer, dan dapat bekerja dari 3 km sampai 10 km.
*next ---> pengkabel dari Ethernet


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar