Kala alam mulai menjerit
meronta ronta dalam ketidakberdayaan
menangisi hari yang kian kelam
tenggelam oleh sentuhan malam
Kala alam merenungi kesedihannya
berurai air matalah ia
menangisi wajahnya yang kian rapuh
tergerus oleh kejahilan umat
Kala alam mengadu ke sang penguasa
merintih perih ia dalam genggamanNya
tercenganglah seluruh isinya
terhempas bagai pasir tertiup angin
Alam.....
selama bumi masih kan terus berputar
selama itu pula kau akan digerayangi
digerayangi oleh tangan hina manusia
Alam....
janganlah engkau tunjukkan keperkasaanmu
karena sesungguhnya kami takut akan itu
hanya itu yang dapat kami lakukan...
ketakutan......
Label: puisi
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)










0 komentar:
Poskan Komentar
Poskan Komentar